Blogging Tutorial
News Blogger - Pernahkah kamu bertanya-tanya, “bisa nggak ya, blog sederhana saya jadi mesin uang?” atau “bener nggak sih ngeblog bisa jadi sumber penghasilan jangka panjang?”. Kalau iya, berarti kamu berada di artikel yang tepat. Di sini saya akan berbagi blogging tutorial lengkap tahun 2025: dari cara membuat blog, menulis artikel untuk pemula, trik menampilkan iklan AdSense di paragraf pertama, hingga strategi meningkatkan CPC (Cost Per Click). Santai aja, anggap ini obrolan di warung kopi, tapi versi digital.
Mengapa Blogging Masih Relevan di Tahun 2025?

Banyak orang mengira blog sudah “mati” karena media sosial mendominasi. Padahal kenyataannya, blog justru semakin kuat. Kenapa? Karena Google dan Bing masih mengandalkan artikel blog sebagai sumber utama untuk menjawab pertanyaan pengguna. Bahkan riset CNN Indonesia menyebut konten blog berbahasa lokal mengalami pertumbuhan signifikan.
Baca Juga : Blogging Tutorial
Selain itu, blog memberi kita kendali penuh atas konten. Berbeda dengan media sosial yang sewaktu-waktu bisa mengubah algoritma, blog tetap milik kita. Jadi, blogging bukan sekadar nostalgia, tapi justru investasi digital jangka panjang.
Cara Membuat Blog yang Menghasilkan Uang
Kalau tujuanmu jelas: ingin dapat uang dari blog, maka langkah awal jangan asal. Berikut alurnya:
- Pilih platform: Blogger (Blogspot) atau WordPress. Untuk pemula, Blogger adalah pilihan terbaik.
- Tentukan niche: Jangan campur-campur semua topik. Fokuslah, misalnya teknologi, bisnis online, atau pendidikan.
- Bangun konsistensi: Minimal 2–3 artikel per minggu di awal.
- Optimasi SEO: Mulai dari judul, struktur heading, hingga internal link.
Kalau sudah punya pondasi, barulah pikirkan monetisasi lewat AdSense, affiliate marketing, atau bahkan jual produk digital.
Cara Menulis Blog untuk Pemula
Menulis blog itu mirip ngobrol dengan teman. Jangan terlalu kaku. Bayangkan kamu bercerita kepada sahabatmu. Inilah tips yang saya terapkan:
1. Tentukan Tujuan Artikel
Mau mengedukasi, menghibur, atau menjual? Artikel dengan tujuan jelas lebih mudah dipahami pembaca.
2. Gunakan Struktur SEO
Gunakan heading (H2, H3), bullet point, dan paragraf singkat. Jangan lupa tambahkan keyword utama seperti cara membuat blog yang menghasilkan uang atau cara menampilkan iklan adsense di paragraf pertama artikel secara natural.
3. Sisipkan Cerita
Misalnya, saya dulu pertama kali nulis blog waktu masih sekolah. Isinya? Curhatan tentang PR menumpuk. Tapi dari situlah saya belajar bahwa tulisan ringan bisa menarik banyak pembaca.
4. Tambahkan Internal Link
Misalnya, kalau butuh inspirasi lain, bisa baca cara membuat blog untuk tugas sekolah. Internal link ini bikin pembaca betah, dan mesin pencari senang.
Cara Menampilkan Iklan AdSense di Paragraf Pertama Artikel

Ini bagian yang sering ditunggu. Penempatan iklan sangat berpengaruh ke CTR (Click Through Rate). Triknya adalah:
- Edit template HTML di Blogger.
- Tambahkan kode iklan AdSense tepat setelah tag
<p>pertama. - Gunakan CSS agar iklan menyatu dengan desain artikel.
Hati-hati jangan terlalu agresif, karena Google punya kebijakan tampilan iklan. Kalau melanggar, akun bisa kena suspend.
Cara Meningkatkan CPC AdSense
Banyak blogger frustasi karena klik iklannya cuma bernilai Rp200. Nah, agar CPC naik, ini tipsnya:
- Pilih niche high-CPC: teknologi, software, finansial, asuransi.
- Target pembaca global: Artikel berbahasa Inggris cenderung punya CPC lebih tinggi.
- Optimalkan konten panjang: Artikel 2000 kata lebih sering mendapat iklan relevan.
Saya pribadi pernah uji coba. Artikel teknologi dengan 1500 kata dapat CPC rata-rata Rp2.500, sedangkan artikel hiburan hanya Rp400. Jadi, kualitas dan topik itu kuncinya.
Cara Dapat Uang dari Google AdSense
Setelah blog jalan, barulah fokus ke monetisasi. Inilah tahapan umum:
- Pastikan blog punya 30+ artikel berkualitas.
- Ajukan pendaftaran ke Google AdSense.
- Pasang kode iklan di posisi strategis: header, sidebar, dan paragraf pertama.
- Bangun traffic organik dari SEO dan sosial media.
Tidak ada “jalan pintas instan”. Tapi kalau konsisten, dalam 6–12 bulan biasanya sudah bisa merasakan gaji pertama dari Google.
Tutorial Membuat Blogspot
Biar lebih jelas, saya rangkum step by step:
- Buka Blogger.com dan login pakai akun Google.
- Pilih “Buat Blog Baru”.
- Tentukan nama blog dan alamat URL.
- Pilih template default, lalu kustomisasi belakangan.
- Tulis artikel pertama dengan gaya santai tapi informatif.
Simpel kan? Yang susah biasanya bukan bikin blog, tapi konsisten menulis.
How to Start a Blog on Facebook and Earn Money
Selain Blogger, ternyata Facebook juga bisa jadi media blogging. Caranya:
- Buat Facebook Page khusus niche tertentu.
- Posting microblog (500–1000 kata) atau share artikel dari blog utama.
- Aktifkan Facebook In-Stream Ads untuk video atau monetisasi kolaborasi brand.
Banyak konten kreator lokal yang justru lebih dulu gajian dari Facebook ketimbang AdSense.
How to Find Blogs on Blogger
Kalau ingin riset kompetitor atau mencari inspirasi:
- Coba query di Google:
site:blogspot.com + niche. - Gunakan menu Explore di dashboard Blogger.
- Ikut komunitas Blogger Indonesia di Telegram, banyak rekomendasi blog keren.
Tips Tambahan: Menggabungkan Blog dengan Bisnis Online
Kalau mau level-up, jangan hanya mengandalkan AdSense. Kamu bisa menggabungkan blog dengan:
- Affiliate Marketing (jualan produk orang lain, dapat komisi).
- Menjual produk digital (ebook, kursus online, template).
- Membangun personal branding lalu menawarkan jasa (misalnya jasa menulis, desain, atau konsultasi).
Strategi ini sudah saya bahas di tips digital marketing sebelumnya.
Kesimpulan
Blogging tutorial ini membuktikan bahwa blog masih relevan, bahkan makin penting di era digital 2025. Mulai dari cara menulis blog untuk pemula, menampilkan iklan AdSense di paragraf pertama, hingga strategi cara meningkatkan CPC — semuanya bisa kamu lakukan dengan konsistensi.
Kalau kamu serius, dalam beberapa bulan blogmu bisa jadi sumber penghasilan yang nyata. Ingat, kuncinya bukan pintar di awal, tapi konsisten sampai akhir.
Ayo mulai sekarang! Buat blog pertamamu, isi dengan konten bermanfaat, lalu biarkan waktu dan usaha yang bekerja.
FAQ Seputar Blogging Tutorial
1. Bagaimana cara membuat blog yang menghasilkan uang?
Pilih niche yang tepat, buat artikel berkualitas, optimalkan SEO, lalu monetisasi dengan Google AdSense atau affiliate marketing.
2. Berapa lama bisa gajian dari Google AdSense?
Tergantung traffic. Rata-rata butuh 6–12 bulan dengan konsistensi menulis dan optimasi SEO.
3. Apakah blogging masih relevan di 2025?
Tentu saja. Justru saat media sosial penuh noise, konten blog yang otentik lebih dipercaya pembaca dan mesin pencari.
4. Bisa nggak menulis blog lewat HP?
Bisa banget. Pakai aplikasi Blogger, WordPress, atau sekadar tulis di Google Docs lalu upload. Yang penting konsistensi.
5. Apa perbedaan blog di Blogger dengan Facebook?
Blogger memberi kendali penuh dan cocok untuk SEO. Facebook lebih cocok untuk microblogging dan interaksi cepat, tapi risikonya tergantung algoritma mereka.
Strategi Blogging 2025: Dari Hobi Jadi Bisnis Nyata
Kalau kamu sudah sampai di bagian ini, berarti kamu serius ingin menjadikan blogging lebih dari sekadar hobi. Di era 2025, blog bukan lagi catatan harian — tapi aset digital jangka panjang. Setiap artikel yang kamu tulis punya potensi menjadi “mesin pencetak uang” jika dikelola dengan strategi yang benar.
1. Bangun Kepercayaan dengan Konten Bernilai
Google kini menilai E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) dalam setiap artikel. Artinya, jangan cuma tulis panjang — tapi tunjukkan bahwa kamu benar-benar paham. Misalnya, bagikan pengalaman pribadi dalam blogging, atau hasil uji coba dari tips yang kamu berikan.
2. Gunakan Internal Link ke Subdomain Relevan
Kalau kamu punya subdomain seperti gadget.sulaimand.com atau tipstrik.sulaimand.com, manfaatkan sebagai supporting site. Misalnya, saat bahas tools blogging, sisipkan tautan ke ulasan di subdomain terkait. Ini akan bantu SEO dan memperkuat ekosistem blog utama.
3. Optimasi “Core Web Vitals” dan Struktur Artikel
Gunakan template ringan seperti Weuzz by Sugeng yang kamu pakai — itu udah bagus banget. Pastikan juga setiap artikel punya:
- Struktur heading rapi (H2–H3).
- Gambar dioptimasi (ukuran kecil, tapi tajam).
- Internal dan eksternal link relevan.
- Meta deskripsi natural dan klikbait sehat.
4. Tambahkan Skema Data (Structured Data)
Gunakan JSON-LD sederhana untuk menandai artikelmu sebagai NewsArticle atau BlogPosting. Dengan begitu, Google bisa mengenali topik dan penulis lebih baik, serta meningkatkan peluang tampil di Google Discover.
{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "BlogPosting",
"headline": "Panduan Blogging Lengkap 2025",
"author": {
"@type": "Person",
"name": "Sulaimand.com"
},
"publisher": {
"@type": "Organization",
"name": "Sulaimand Media Network"
},
"mainEntityOfPage": {
"@type": "WebPage",
"@id": "https://www.sulaimand.com/p/blogging-tutorial.html"
},
"datePublished": "2025-01-01"
}
5. Rutin Update Artikel Lama
Artikel pilar seperti ini harus diperbarui minimal setiap 3–6 bulan. Tambahkan data terbaru, perbarui link yang rusak, dan sesuaikan dengan tren SEO terkini. Google sangat menyukai konten yang terus hidup.
Bonus: Integrasi Blog dengan AI Tools
Tahun 2025 adalah eranya AI blogging assistant. Kamu bisa menggunakan tools seperti ChatGPT, Gemini, atau Copilot untuk membantu riset keyword, analisis konten pesaing, bahkan ide postingan mingguan. Tapi ingat, AI cuma alat bantu — tulisan tetap harus punya sentuhan manusia agar terasa autentik.
Penutup: Saatnya Bangun Imperium Blogmu
Dengan artikel pilar seperti ini, kamu sudah punya pondasi kuat. Tinggal lanjut ke tahap berikutnya: optimasi trafik, monetisasi beragam, dan membangun brand pribadi lewat blog. Jangan lupa, News Blogger dan Blogging Tutorial adalah dua kategori utama yang akan terus berkembang di masa depan.
Ingin artikel serupa? Kunjungi juga: Tips & Trik Digital Marketing dan Gadget Review Sulaimand.
Strategi Blogging Profesional 2025: Optimasi Total untuk Blogger Serius
Kalau kamu sudah membaca sampai sini, berarti kamu bukan sekadar blogger biasa — kamu calon digital publisher sejati. Blog di tahun 2025 bukan cuma tempat berbagi cerita, tapi platform personal branding, sumber passive income, dan bahkan bisa jadi media bisnis yang skalanya nasional.
1. Perkuat E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness)
Google makin cerdas menilai kualitas penulis dan sumber konten. Maka, tampilkan keahlianmu secara nyata di setiap artikel:
- Tulis berdasarkan pengalaman nyata — bukan sekadar teori.
- Cantumkan nama penulis atau sumber asli (bisa dengan biodata singkat atau halaman “Tentang Saya”).
- Gunakan tautan eksternal dari situs tepercaya seperti Google Search Central atau Search Engine Land.
2. Bangun Ekosistem Internal Link Antarsubdomain
Kamu sudah punya pondasi keren: 7 subdomain dengan niche berbeda. Sekarang waktunya dikaitkan dalam satu ekosistem SEO. Misalnya:
- Dari Blogging Tutorial arahkan ke Tips & Trik Digital Marketing.
- Dari Gadget Subdomain arahkan balik ke halaman pilar utama.
- Tambahkan anchor text natural seperti “baca juga panduan lengkap di sulaimand.com” agar internal linking terlihat alami.
3. Optimasi Teknis SEO & UX (User Experience)
Template Weuzz by Sugeng sudah termasuk yang paling ringan, tapi kamu masih bisa naik level dengan optimasi tambahan:
- Gunakan gambar WebP (lebih ringan, tetap tajam).
- Aktifkan lazy loading agar loading lebih cepat di mobile.
- Pastikan setiap paragraf maksimal 4 baris biar nyaman dibaca di layar kecil.
- Tambahkan tombol share WhatsApp & Telegram di akhir artikel.
4. Terapkan Structured Data JSON-LD (Schema SEO)
Google sangat menyukai artikel yang memiliki schema terstruktur. Tambahkan kode berikut di bawah artikelmu:
{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "BlogPosting",
"headline": "Blogging Tutorial 2025 - Panduan Lengkap dari Sulaimand.com",
"image": "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGPI4gDC8a2GHJXQB_UkKmI26VDx8aMqhyphenhyphenlVOJ7YHukbcEJwzGXk5lyIWeQhnPcE_oErVMBx8f_icwQGDeMljhnBOXl-lqs7vBupo7962Yje2R49P_M47ZJkX-E7w6MT7kdgd_p7BcKMtTOtDjDPsNqeCx0e74nOB-K3J-u2aSwqZOdVH0hgvNmTBZTwvk/w400-h223/Blogging%20Tutorial.png",
"author": {
"@type": "Person",
"name": "Sulaimand.com",
"url": "https://www.sulaimand.com"
},
"publisher": {
"@type": "Organization",
"name": "Sulaimand Media Network",
"logo": {
"@type": "ImageObject",
"url": "https://www.sulaimand.com/favicon.ico"
}
},
"mainEntityOfPage": {
"@type": "WebPage",
"@id": "https://www.sulaimand.com/p/blogging-tutorial.html"
},
"datePublished": "2025-01-01",
"dateModified": "2025-10-06",
"description": "Panduan Blogging Lengkap 2025 dari Sulaimand.com. Cara membuat blog, menulis artikel SEO, menampilkan iklan AdSense, dan strategi CPC tinggi."
}
5. Tambahkan FAQ SEO Otomatis
FAQ (Frequently Asked Questions) bisa bantu artikelmu tampil di rich results Google. Gunakan format berikut agar bisa terbaca oleh bot:
{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "FAQPage",
"mainEntity": [
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana cara membuat blog yang cepat diterima AdSense?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Gunakan template responsif seperti Weuzz, tulis 30+ artikel orisinal, dan pastikan navigasi mudah diakses pengunjung."
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Apakah blogging masih bisa menghasilkan uang di 2025?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Tentu! Blogging masih relevan karena Google dan Bing mengandalkan konten blog untuk menjawab pertanyaan pengguna secara mendalam."
}
}
]
}
6. Konsistensi adalah Raja, Analisis adalah Ratu
Tulis artikel baru minimal dua kali seminggu dan gunakan Google Search Console untuk memantau performa tiap postingan. Lihat kata kunci mana yang naik, lalu tambahkan variasi LSI-nya di artikel lama — ini trik sederhana tapi sangat efektif untuk mendominasi SERP.
7. Integrasi dengan AI Tools dan Otomasi Produksi Konten
Tahun 2025, blogger pintar bukan yang paling sibuk, tapi yang paling efisien. Manfaatkan AI tools seperti ChatGPT, Gemini, atau Copilot untuk:
- Membuat draft ide artikel dan meta deskripsi.
- Menganalisis performa keyword dan CTR.
- Mengoptimalkan ulang artikel lama dengan insight data GSC.
Gunakan AI sebagai asisten, bukan pengganti kreativitasmu.
8. Gabungkan Blog, Branding, dan Bisnis Online
Kalau kamu sudah nyaman dengan AdSense, naikkan level ke Affiliate Marketing atau produk digital. Blogmu bisa diarahkan ke:
- Penjualan eBook, template, atau kursus online.
- Kerjasama brand di niche yang sama.
- Jasa digital seperti penulisan artikel, SEO audit, atau desain.
Kesimpulan Akhir
Blogging bukan sekadar menulis, tapi membangun warisan digital. Dengan strategi yang tepat — mulai dari konten pilar, internal link yang kuat, hingga schema SEO — kamu bisa membuat blog yang bukan hanya tampil di halaman pertama Google, tapi juga dipercaya pembaca.
Baca Juga: Panduan Blogging Lengkap 2025 | Tips Digital Marketing untuk Blogger
Posting Komentar
Diskusi sehat tentang blogging, SEO, atau digital marketing sangat kami hargai.
🙏 Komentar berkualitas membantu menambah wawasan bagi pembaca lain.
🚫 Mohon hindari spam atau link aktif, karena komentar akan dimoderasi terlebih dahulu.